Mobil Super Cepat Tanpa Pembatasan
Written by http://www.otomotifnet.com/otoweb/index.php?templet=otosport/Content/Touring/0/1/7/   
 
on 10-04-2009 03:08

Views : 1572    

Published in : Berita, Balap Mobil



Nostalgia balap mobil kencang Super Car seperti medio tahun 1993-1995-an bisa kembali terulang. Sentul Super Car Challenge (SSCC) telah diwacanakan untuk bisa mengisi slot balapan di sirkuit Sentul. Adalah Robert Paul, pembalap asal Kanada yang memiliki inisiatif menggerakkannya.


Ban Slick Diperbolehkan
Salah satu penyebab pria jangkung ini menginginkan SSCC karena melihat animo peserta beberapa tahun belakangan ini. "Sudah lama tak ada peserta baru yang ikut di balap mobil kencang ini," ungkap Taqwa menirukan ucapan Robert Paul. Taqwa, mekanik bengkel balap Garden Speed memang menjadi teman diskusi Paul saat memiliki pemikiran ini.

Demi terselenggaranya balapan ini, Paul mengontek beberapa koleganya untuk bertukar pikiran. Gerry Nasution sebagai salah satu peserta aktif di kelas Super Touring menggunakan BMW E36 320i tak luput diteleponnya. Mengenai regulasi, SSCC lebih bebas dibanding Super Touring. Selain itu, juga untuk mengakomodir pemilik mobil yang sudah lebih dari 15 tahun tapi masih mampu untuk balap.

Mobil yang benar-benar berspek balap akan menjadi magnet tersenduiri

Regulasi yang diberlakukan memang tergolong bebas. Mau pakai mesin apapun dipersilahkan untuk bertanding. Baik itu 4 silinder, konfigurasi V, rotari diperbolehkan. Begitu juga dengan gerak roda, boleh gerak depan, belakang bahkan empat roda sekaligus.

Pemasangan force induction semacam turbo atau supercharger juga tak diharamkan. Bobot minimum dan besaran ban juga dibebaskan. "Wah asyik juga kalau begitu. Memang harusnya yang menjadi kelas puncak yakni mobil-mobil kencang, seperti waktu gue pakai Mazda RX7 zaman dulu," ucap Chandra Alim, pembalap senior yang kenyang menang di kelas FFA zaman dulu.

Walau demikian tetap ada batasan-batasan yang harus diperhatikan supaya balap tetap aman terkendali. Seperti yang diutarakan oleh Gerry, kalau mobil harus berbentuk sedan, sasis monokok dan tak diperbolehkan tube frame.

Pembatasan lainnya pada fastest lap saat balapan. Dipatok satu lap 1,47-1,53 menit. Memang sih terkesan pelan, karena pada balapan Super Retro saja, terkencang sudah 1,52 menit. "Sengaja memang, karena kita memang mencari peserta baru. Kalau semua merasa terlalu pelan, bisa saja diomongin lagi untuk diperkecil waktunya. Tapi semua harus terima. Takutnya, kalau belum-belum sudah dipatok kecil, peserta baru justru malas untuk gabung," sebut Gerry.


Mobil eksotis seperti Ferrari atau Porsche bisa ikut asal dipasang rollbar
Kalau sudah demikian, berbagai mobil sport yang tak terwadahi dalam kelas balap di Sentul, bisa tetap berlaga di SSCC ini. Seperti Mitsubishi Lancer Evolution, Subaru Impreza, Porsche, Ferrari bahkan Bugatti Veyron sekalipun boleh turun.

Awal seri, patokan belum ke waktu yang ada, namun pada penggunaan ban dan kapasitas mesin. Mesin di bawah 3.200 cc pakai ban dengan tread wear (tingkat kelembutan kompon ban)140 sedang di atas 3.200 cc tread wearnya 220. Kalau  saat balapan ternyata waktu tempuh lebih dari 1,53 menit, saat seri dua, ban boleh pakai tread wear yang lebih kecil, bahkan semi slick atau slick diperbolehkan supaya waktu bisa mendekati 1,47 menit.

Namun semua berpulang pada pihak Sentul sebagai pemilik sirkuit. Aturan dan regulasi SSCC sudah di kirim ke Sentul, tinggal tunggu jawabannya. "Pada dasarnya kita setuju dengan aturan tersebut.  Masih di godok jumlah lap dan waktu penyelenggaraannya," seru Lola Moenek, general manager Sentul International Circuit.

Dibalik ini semua, Soleh Yusuf, tuner kawakan yang puas bermain di kelas FFA zaman dulu, ikut komentar. "Regulasi bebas memang asyik, tapi tetap harus hati-hati. Biasanya, kelas yang terlalu bebas, lambat laun pesertanya akan habis," komentarnya.
 


   
Print
Send to friend

Users' Comments  RSS feed comment
 

Average user rating

   (0 vote)

 


Add your comment
Only registered users can comment an article. Please login or register.

No comment posted



mXcomment 1.0.8 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Prev   Next >
Google